Berkelana di laman muka buku menemukan saya dengan artikel ini. Cukup tepat mengena pada diri. Begitulah Allah mengubat hati hamba-NYA yang mencari. Alhamdulillah. Sedikit sebanyak terubat rasa resah dalam diri. Boleh ukir senyuman untuk diri sendiri dan boleh juga memujuk rasa yang kabut. Syukur lillah.
Jangan lupa menyebarkan artikel ini setelah membacanya!!!
Hal-hal berikut bisa jadi bahan renungan ketika kita mendapati musibah
atau cubaan. Dan merenungkannya, musibah akan terubati, kita akan sabar
dan mengharap pahala dari sisi Allah.
1- Renungkanlah bahawa manusia dan hartanya SEMUANYA MILIK ALLAH, semuanya hanya titipan di sisi kita.
2- Setiap orang AKAN KEMBALI KEPADA ALLAH dan akan meninggalkan dunia.
3- Allah akan memberi yang sama dan YANG LEBIH BAIK bagi yang telah hilang.
4- Ingatlah bahawa MENGELUH DAN MENGGERUTU HANYA MENAMBAH DERITA, bukan menghilangkan musibah.
5- Jika mahu bersabar dan yakin semuanya kembali pada Allah, maka itu LEBIH BESAR PAHALANYA dibanding dengan tidak sabar.
6- Berkeluh kesah hanya membuat MUSUH KITA SENANG dan membuat ALLAH MURKA.
7- Sabar dan mengharap pahala itu lebih besar ganjarannya daripada mengharap yang telah hilang itu kembali.
8- Jika kita REDHA terhadap musibah, Allah pun senang dengan sikap kita. Sebaliknya jika kita benci, Allah pun akan murka.
9- Ketahuilah bahwa Allah yang menurunkan musibah Maha Hakim dengan
hikmah yang ia beri, PENUH RAHMAT DENGAN KASIH SAYANG yang ia beri.
Allah tidaklah menimpakan cubaan untuk membinasakan hamba, bahkan untuk MENGUJI SEBERAPA KUAT IMANNYA.
10- Musibah itu datang untuk MENGHINDARKAN DIRI KITA DARI PENYAKIT JELEK iaitu ujub dan sombong.
11- Ingatlah bahwa walaupun merasakan pahit di dunia namun dapat merasakan LAZATNYA KEHIDUPAN DI AKHIRAT.
Diringkas dari penjelasan Ibnul Qayyim dalam kitab Zaadul Ma’ad,
penjelasan tentang petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam saat
mengubati musibah.
Semoga Allah memberikan kita kesabaran ketika menghadapi setiap ujian dan cubaan.
Sumber: Jundi Tarbawi
1- Renungkanlah bahawa manusia dan hartanya SEMUANYA MILIK ALLAH, semuanya hanya titipan di sisi kita.
2- Setiap orang AKAN KEMBALI KEPADA ALLAH dan akan meninggalkan dunia.
3- Allah akan memberi yang sama dan YANG LEBIH BAIK bagi yang telah hilang.
4- Ingatlah bahawa MENGELUH DAN MENGGERUTU HANYA MENAMBAH DERITA, bukan menghilangkan musibah.
5- Jika mahu bersabar dan yakin semuanya kembali pada Allah, maka itu LEBIH BESAR PAHALANYA dibanding dengan tidak sabar.
6- Berkeluh kesah hanya membuat MUSUH KITA SENANG dan membuat ALLAH MURKA.
7- Sabar dan mengharap pahala itu lebih besar ganjarannya daripada mengharap yang telah hilang itu kembali.
8- Jika kita REDHA terhadap musibah, Allah pun senang dengan sikap kita. Sebaliknya jika kita benci, Allah pun akan murka.
9- Ketahuilah bahwa Allah yang menurunkan musibah Maha Hakim dengan hikmah yang ia beri, PENUH RAHMAT DENGAN KASIH SAYANG yang ia beri. Allah tidaklah menimpakan cubaan untuk membinasakan hamba, bahkan untuk MENGUJI SEBERAPA KUAT IMANNYA.
10- Musibah itu datang untuk MENGHINDARKAN DIRI KITA DARI PENYAKIT JELEK iaitu ujub dan sombong.
11- Ingatlah bahwa walaupun merasakan pahit di dunia namun dapat merasakan LAZATNYA KEHIDUPAN DI AKHIRAT.
Diringkas dari penjelasan Ibnul Qayyim dalam kitab Zaadul Ma’ad, penjelasan tentang petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam saat mengubati musibah.
Semoga Allah memberikan kita kesabaran ketika menghadapi setiap ujian dan cubaan.
No comments:
Post a Comment
persepsi anda...